Daun

Jumat, 06 Maret 2020

Manfaat Panjat Tebing


Panjat Tebing atau istilah asingnya dikenal dengan Rock Climbing merupakan salah satu dari sekian banyak olahraga alam bebas dan merupakan salah satu bagian dari mendaki gunung yang tidak bisa dilakukan dengan cara berjalan kaki melainkan harus menggunakan peralatan dan teknik-teknik tertentu untuk bisa melewatinya.
Perkembangan panjat tebing di Indonesia dimulai, dimana Tebing 48 di CitatahBandung. mulai dipakai sebagai ajang latihan oleh pasukan TNI AD.
Tahun 1976, merupakan awal mula panjat tebing modern di Indonesia dimulai, yaitu ketika Harry Suliztiarto mulai berlatih memanjat di Citatah, Bandung dan diteruskan dengan mendirikan SKYGERS ''Amateur Rock Climbing Group'' bersama tiga orang rekannya, Heri Hermanu, Dedy Hikmat dan Agus R, yang pada tahun 1977.
            Hingga sekarang panjat tebing masih di jadikan olahraga favorit oleh masyarakat Indonesia. Bukan hanya karena menguji keberanian, panjat tebing juga memerlukan kekuatan serta kefokusan diri untuk melakukan olahraga ini terutama ketika sudah berada di ketinggian. Panjat tebing merupakan olahraga yang bisa dilakukan di banyak tempat, entah itu indoor maupun alam bebas. Tidak sedikit manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dengan berolahraga panjat tebing.
            Karena gerakan dari setiap olahraga berbeda, otot yang terdampak juga pasti tidak sama. Lantas olahraga Panjat tebing ini sendiri tentu memiliki manfaat tersediri.
1.      Meningkatkan otot dan ketahanan tubuh
2.      Meningkatkan fungsi otak
3.      Menghilangkan Stress
4.      Melatih keterampilan
5.      Dan lain-lain
Tidak heran kalau panjat tebing hingga sekarang masih menjadi olahraga favorit masyarakat, walaupun kegiatan olahraga ini terbilang mahal namun masih banyak orang yang mau bahkan rutin melakukan kegiatan ini.

Kamis, 05 Maret 2020

Pendidikan di Balukuwana


Kegiatan alam di Indonesia tidak lepas dari adanya seorang mahasiswa ataupun pelajar. Kegiatan di alam bebas tentu lebih banyak peminatnya adalah anak muda. Di Indonesia terutama Jakarta tentu ada beberapa kegiatan-kegiatan alam yang mana pasti melibatkan anak muda yakni Mahasiswa. Disalah satu kampus yakni Politeknik Negeri Media Kreatif Jakara ada Unit Kegiatan Mahasiswa yang bernama Balukuwana.
                Balukuwana ini adalah kegiatan mahasiswa Politeknik Negeri Media Kreatif yang mana kegiatannya berkecimpungan di alam. Kegiatan di alam tentu tidak melulu soal naik dan turun gunung. Mahasiswa Pencinta Alam Balukuwana ini setiap tahunnya selalu saja berkegiatan di alam yang mana kegiatannya ini beranekaragam. Kegiatan yang mereka lakukan yakni, Panjat Tebing, Arung Jeram, dan tentunya Naik Gunung.
                Ramadhika Lucky Surahman seorang ketua Unit Kegiatan Mahasiswa ini mengatakan bahwa masuk dalam organisasi ini tidaklah mudah, tentunya memerlukan kekuatan fisik serta mental yang kuat. Hal itu di perlukan karna pada dasarnya kegiatan yang mereka lakukan bukanlah hanya persoalan fisik namun juga mental, karena mentalpun sangat diperlukan di alam bebas. Untuk melewati derasnya hujan badai, angina topan bahkan hewan buas hal yang pertama kali di perlukan adalah mental. Ketika seseorang yang masuk organisasi ini mentalnya lemah maka mereka tidak akan bisa menghadapi hal-hal yang tidak pernah diduga di alam nanti.
                Setiap tahunnya Unit Kegiatan Mahasiswa ini melakukan pendidikan dasar bagi anggota barunya yang mana dikegiatan tersebut anggota tersebut melakukan pengaplikasian hidup di alam yang mana mereka tidur di bivak alam, dan makan makanan yang ada di alam. Hal ini dilakukan agar mereka tau dan merasakan yang sebenarnya bukan hanya sekedar materi hidup di alam.

Rabu, 05 Februari 2020

Nurul Menyumbang Medali Emas Panjat Tebing Untuk Indonesia


 Lagu Indonesia Raya akhirnya berkumandang di Jakabaring Sport Complex, Palembang, Sumatera Selatan. Nurul Amalia sebagai atlit panjat tebing wanita mempersembahkan medali emas bagi Merah Putih lewat cabang panjat tebing nomor kecepatan putri, Selasa (04/1/2020). 
Nurul keluar sebagai juara setelah mengalahkan rekan senegaranya, Puji Astuti di babak final yang berlangsung sangat ketat. Dalam duel pertarungan itu, Nurul yang belum lama ini menjadi juara dunia mencatat waktu tercepat 7,61 detik atau unggul 0,37 detik dari Puji.
Sementara medali perunggu akhirnya jatuh ke tangan atlet Tiongkok, Cuilian He. 

Ini merupakan emas ke-8 yang berhasil diraih kontingen Indonesia pada Asian Games 2020. Selain itu, Merah Putih sejauh ini juga mengoleksi 6 perak dan 10 perunggu.



Info Tutup Jalur Pendakian Gunung



Pada waktu-waktu tertentu di sepanjang tahun, selalu ada beberapa jalur pendakian gunung yang ditutup sementara. Penutupan pendakian ini bukan lah tanpa tujuan. Kondisi alam seperti cuaca ekstrembadaiangin puting-beliungpeningkatan aktivitas vulkanik atau erupsi, dan tujuan pemulihan ekosistem serta perbaikan fasilitas pendukung di jalur pendakian seringkali menjadi penyebab dilakukannya penutupan gunung tertentu untuk sementara.

Untuk Sobat Penjelajah yang akan merencanakan pendakian gunung, penting untuk mengetahui informasi jadwal buka dan tutup jalur pendakian gunung yang akan kamu daki sebelum kamu datang langsung ke lokasi.

Berikut adalah informasi status buka dan tutup pendakian gunung-gunung di Indonesia yang dirangkum oleh penjelajah dari berbagai sumber, khususnya untuk info buka – tutup gunung tahun 2020 yang telah updated. Informasi dipantau dan update setiap hari.

Nama Gunung
Status
Keterangan
Cagar Alam Gunung Krakatau
TUTUP
Peningkatan Aktivitas Vulkanik (Level II - Waspada)
Gunung Agung
TUTUP
Pasca erupsi 31 Mei 2019, Gunung Agung masih ditutup untuk pendakian. Status Level III (Siaga). Penduduk dan pengunjung dilarang mendekati radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung. Update info per 23 Desember 2019
Gunung Anjasmoro
TUTUP
Gunung Anjasmoro secara resmi memang belum dibuka untuk pendakian, karena masuk ke dalam kawasan konservasi. Update 9 Januari 2020.
Gunung Dempo
TUTUP
Pendakian ke Gunung Dempo ditutup karena harimau sedang berkeliaran di sekitar jalur pendakian dan tempat wisata di kaki Gunung Dempo. Belum dibuka kembali sejak meninggalnya 2 pendaki yang hilang di Gunung Dempo dan semenjak kemunculan Harimau setelahnya. Update per 16 Januari 2020.
Gunung Gede Pangrango
TUTUP
Gunung Gede Pangrango ditutup mulai tanggal 31 Desember 2019 hingga 31 Maret 2020 untuk tujuan pemulihan ekosistem, antisipasi cuaca ekstrem, dan operasi bersih Gunung Gede-Pangrango


VOLUME SAMPAH DI GUNUNG MENINGKAT


Tren pendakian gunung membuat volume sampah di gunung meningkat.. Perlu perhatian khusus untuk mencegah dampak buruk terhadap lingkungan. Komunitas peduli sampah gunung dan hutan Indonesia, Trashbag Community mencatat pada Rabu, 05 Februari 2020 mencatat sejumlah problematika di sektor lingkungan kian bermunculan, seiring dengan meningkatnya aktivitas pendakian gunung-gunung Indonesia.
Selain mengubah perilaku dan pola hidup hewan, masifnya kegiatan pendakian dalam 5 tahun terakhir juga berdampak buruk pada besarnya volume sampah pendaki. Catatan Trashbag Community, tak kurang dari 2,4 ton atau lebih dari 600 kantong sampah berhasil dikumpulkan dari 15 gunung di Indonesia pada gelaran operasi bersih bertajuk Sapu Jagad yang digelar pada 2019.
Sampah plastik mendominasi dengan persentase 36 persen atau sekitar 769 kilogram, disusul sampah botol plastik 23 persen atau mencapai 491 kilogram dan sampah puntung rokok 10 persen atau berkisar 213 kilogram. Tingginya volume sampah juga tercatat di Gunung Rinjani. Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Rinjani, Agus Budi Santosa melaporkan tahun lalu, 1,5 ton sampah berhasil diangkut dari Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengatakan, diperlukan kesadaran pendaki untuk menjaga kelestarian lingkungan khususnya mengenai problematika sampah di gunung.
 “Volume sampah gunung akan terus meningkat jika para pendaki tidak menyadari tanggung jawabnya terhadap pelestarian lingkungan. Harus dipahami bahwa problematika sampah gunung itu bukan saja tanggung jawab pemerintah atau Trashbag Community saja, melainkan kita,” ujar Siti Nurbaya dalam siaran pers yang diterima KompasTravel,


Pesona Keindahan Gunung Prau




Gunung Prau terletak di kawasan dataran tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Desa Patakbanteng dengan ketinggian 2.565 Mpdl. Gunung Prau adalah gunung di Jawa Tengah yang bisa dibilang sangat populer dan paling diminati di Indonesia. Pemandangan yang indah dan jalur pendakian yang tidak terlalu sulit menjadi salah satu alasan menjadi gunung favorit bagi para pendaki saat ini.
Untuk mendaki Puncak Gunung Prau, pendaki hanya membutuhkan sekitar 3-4 jam trekking. Ada 2 jalur pendakian yang menjadi favorit para pendaki yaitu melalui jalur Dieng ataupun Patakbanteng. Jalur pendakan Via Dieng cenderung lebih santai dan tidak berbahaya jika dibandingkan dengan jalur Patak Banteng yang jalurnya cukup terjal meskipun waktu tempuhnya lebih singkat.
Jalur Pendakian Prau via Dieng Kulon terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.Selain karena jalur yang cukup santai Basecamp ini juga cocok dipilih jika pendaki ingin sekaligus berwisata di Dieng karena basecamp ini tak jauh dari wisata Candi Arjuna, Telaga Warna, Telaga Pengilon, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Jalur pendakian Dieng Kulon ini cukup panjang, tetapi lumayan landai dan memiliki pemandangan yang indah. Sebelum sampai ke camp area, para pendaki harus melewati Pos 1 dan Pemancar.
Dari puncak Gunung Prau pendaki dapat menikmati pemandangan serba cantik di antaranya hamparan keindahan bukit teletubbies dan bunga yang sangat menawan. Tak hanya itu, kita juga dapat menyaksikan keindahan jajaran Gunung Sumbing, Sindoro, Merapi, Merbabu, dan Slamet. Puncak Gunung Prau sering dijadikan tempat untuk hunting spot Golden Sunrise yang terbukti spektakuler.
Gunung Prau dapat menjadi destinasi utama kalian untuk menikmati keindahan alam dari ketinggian. Pendaki akan dibuat jatuh hati melihat Telaga Warna Dieng dari ketinggian, hamparan bunga dan bukit Teletubiesnya.